Minggu, 02 Agustus 2009

Fungsi unsur Anorganik

  1. Kalium (K) berperan dalam sintesa protein, penggerak beberapa enzim, membuka dan menutupnya stomata.
  2. Kalsium (Ca) sebagai penyusun struktur dinding sel, cofactor enzim, permeabilitas sel, komponen dari kalmodulin.
  3. Fosfor (P) sebagai penyusun ATP, asam nukleat, coenzim dan fosfolipid.
  4. Magnesium (Mg) penyusun molekul klorofil, membantu aktifitas enzim.
  5. Mangan (Mn) mengatur oksidasi auksin, sebagai aktifator enzim.
  6. Sulfur (S) sebagai penyusun beberapa asam amino, protein dan coenzim A.
  7. Besi (Fe) berperan dalam sintesa klorofil, cytokrom.
  8. Clorine (Cl) berperan dalam proses osmosis dan kesetimbangan ion.
  9. Tembaga (Cu) berperan dalam cofactor enzim.
  10. Zinc (Zn) berperan menahan oksidasi auksin, berguna dalam sintesa triptofan dan sebagai aktifator enzim.
  11. Boron (Bo) berperan mempengaruhi penggunaan kalsium.
  12. Cobalt (Co) diperlukan oleh organisme dalam memfiksasi N2.

13. Yodium (I) berperan dalam transport auksin.