- Kalium (K) berperan dalam sintesa protein, penggerak beberapa enzim, membuka dan menutupnya stomata.
- Kalsium (Ca) sebagai penyusun struktur dinding sel, cofactor enzim, permeabilitas sel, komponen dari kalmodulin.
- Fosfor (P) sebagai penyusun ATP, asam nukleat, coenzim dan fosfolipid.
- Magnesium (Mg) penyusun molekul klorofil, membantu aktifitas enzim.
- Mangan (Mn) mengatur oksidasi auksin, sebagai aktifator enzim.
- Sulfur (S) sebagai penyusun beberapa asam amino, protein dan coenzim A.
- Besi (Fe) berperan dalam sintesa klorofil, cytokrom.
- Clorine (Cl) berperan dalam proses osmosis dan kesetimbangan ion.
- Tembaga (Cu) berperan dalam cofactor enzim.
- Zinc (Zn) berperan menahan oksidasi auksin, berguna dalam sintesa triptofan dan sebagai aktifator enzim.
- Boron (Bo) berperan mempengaruhi penggunaan kalsium.
- Cobalt (Co) diperlukan oleh organisme dalam memfiksasi N2.
13. Yodium (I) berperan dalam transport auksin.
